Booking.com

Sejenak menikmati Air Terjun Grojogan Sewu Pujon

Liburan Long Weekend 5 Mei 2016 sayang banget jika tidak di gunakan untuk mengisi liburan, dari pada bengong di rumah ane dengan my hun trip dadakan ke Air Terjun Grojogan Sewu.

Air Terjun Grojogan Sewu atau biasa di namakan Coban Sewu terletak di desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tepatnya terletak di sisi kiri jalan raya Malang – Kediri/Jombang, sekitar 40 km dari Kota Malang. Lokasi Air Terjun ini sangat mudah di jangkau baik menggunakan kendaraan Pribadi maupun umum, dan jalan yg di lalui cukup lebar karena merupakan jalan utama Malang – Kediri/Jombang
Sangat mudah ditemukan, karena terlihat dari jalan raya.
Jam 10.00 ane berangkat dari Batu menuju Air terjun Grojogan Sewu melalui rute  Payung – Patung Sapi Pujon/Coban Rondo – Pasar Pujon – Air Terjun Grojogan Sewu.
Dari Pasar Pujon sekitar 11 km lagi, atau 2 km setelah rest area.
Jam 11.00 ane tiba di lokasi parkir pinggir jalan Air Terjun Grojogan Sewu, di tarik biaya parkir untuk mobil sebesar Rp. 5000,-. Tiket masuk free karena saat itu tidak ada petugas jaga. Jika ada petugas biasanya dikenakan tarif masuk +- Rp. 2000,- sangat murah dan terjangkau.
Dari parkir mobil ane berjalan melewati Jembatan sepanjang kurleb 30 meter. Dan jembatan warna merah ini menjadi ciri-ciri lokasi Air Terjun Grojogan Sewu karena sebagai pintu gerbang menuju lokasi air terjun.
Jembatan masuk sebelum Air Terjun
Berjalan melewati jalan setapak yg sudah di cor kurleb 300 meter dengan pemandangan kiri kanan ladang penduduk membuat kami berdua merasa segar. Sebelum memasuki Air Terjun kami melewati pintu masuk bangunan dengan desain warna merah mirip kelenteng.
Pendopo sebelum Air Terjun

Bangunan atau balai ini berada dibawah pohon beringin besar yang rindang, bisa dimanfaatkan untuk bersantai bagi pengunjung. Terdapat juga tempat yang biasa digunakan untuk persembahan sebagai bagian ritual peribadatan. Saat kami kesana, masih terlihat dupa dan beberapa jenis sesajian yang tersisa, cukup mistis tempatnya. hehehehe
Patung di Pendopo Coban Sewu
Di area ini terdapat musholla untuk ibadah penunjung yang beragama Muslim.  Panorama Air Terjun ini cukup alami dan indah, sangat pas untuk mencari suasana sejuk di tempat ini.
Jika berkunjung ketempat ini jagalah kebersihan ya kawans dan jangan buang sampah sembarang. Oke oke
Setelah puas menikmati tempat ini, kami lanjut menuju tempat wisata di Selorejo.
Enjoy Yours Travelling
Info &  Biaya
Parkir : 5.000,-
Tiket Masuk  : Free,- ( kadang juga bayar jika ada petugas )
Akses menuju Air Terjun Grojogan Sewu, Pujon :
  • Kendaraan Pribadi :
Dari kota Malang -> Batu -> Pujon -> Coban Sewu Pujon.
Dari Kediri / Jombang -> Kasembon -> Selorejo -> Coban Sewu Pujon
  • Kendaraan Umum :
Dari kota Malang -> Terminal Landungsari -> naik Bus Puspa Indah/Bagong jurusan ke Jombang/Kediri -> Batu -> Pujon -> Coban Sewu Pujon.

Source : capcus.rumahgemini.com

Secuil Surga tersembunyi itu bernama Air Terjun Sumber Pitu



Berawal dari batalnya Trip ke Air terjun Madakaripura, maka terpilihlah Air terjun Sumber Pitu, Pujon Kidul Kab. Malang sebagai destinasi trip tgl 13 September 2015.

Air terjun Sumber Pitu yang terletak di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Ajakan pergi beramai-ramai dengan teman-teman kadang sulit di realisasikan karena masing-masing punya kepentingan, sehingga trip kali cukup menghubungi teman ane yg mau berangkat saja. Akhirnya fix 6 orang berangkat termasuk ane. Personel kali ini 5 cewek dan 1 cowok yakni ane sendiri. Hihihihihi….

Trowulan : Wisata Sejarah Yang Tetap Kuuuuerrrreeeennnnn

Bingung memanfaatkan libur Long Weekend awal Mei 2015,  sayang sekali jika tidak di manfaatkan untuk refreshing. Ya benar, memanfaatkan hari libur nasional tanggal 1 Mei 2015 untuk sekedar refreshing pikiran. Dan udah lama banget gak touring berdua ama soulmate ane. wkwkwkwk

Trip dadakan ane susun dan akhirnyaaaaa……  terpilihlah Trowulan - Mojokerto sebagai tujuan Utama liburan kali ini. Browsing sana-sini untuk cari info mengenai Wisata Trowulan, akhirnya di tentukan tujuan kali ini yaitu : Patung Budha Tidur, Candi Brahu, Kolam Segaran dan Candi Bajangratu. Sekalian mampir di rumah rekan kantor ane di daerah Ngoro Mojosari.

Janji tinggalah janji !!!! Goes to Gn. Kelud

Gn. Kelud
Berawal dari sebuah janji Touring ke Gn. Kelud yang selalu batal hingga ke sekian kalinya, maka di putuskan Solo Touring…. Yeahh Solo Touring…..
Dan di tetapkan hari Minggu, 29 September 2013 berangkattttt…..
H-1 sebelum keberangkatan ane iseng-iseng bbm temen sekantor buat nawarin touring, dan….. temen ane kontek temen yang lain-lain hingga terkumpulah 8 orang termasuk ane….
Yeahhh… 4 motor 8 orang Goes to gn. Kelud..  Thanks A lot frendddsss…
Minggu, 29 September 2013

Sesuai kesepakatan meeting point pukul 07.30 di Utara Alun-alun Kota Wisata Batu berantakan dan molor hingga pukul 09.00, penyebabnya ban motor temen ane bocor… wkwkwkwk…
Tepat pukul 09.05, berangkatlah ane dan temen ane menuju arah Gn. Kelud melalui rute : Batu – Pare – Wates - Ngancar - Desa Sugihwaras - Gunung Kelud.

Perjalanan berkelok kelok membelah pegunungan ane lalui. Pemandangan hijau membuat perjalanan ini terasa menyenangkan. Dan tidak terasa sampailah kami di pintu Gerbang Kawasan Wisata Gn. Kelud. Dengan membayar IDR. 10.000 / org dan IDR. 3000 untuk restribusi motor, kami melanjutkan perjalanan menuju area parker Gn. Kelud.

Jalan Misteri Gn. Kelud
Tepat di area Mysterious Road, ane dan temen-temen ane berhenti sejenak untuk narsis-narsisan. Hehehehee..
Konon di namakan Mysterious Road karena saat melalui jalan ini dengan kondisi kendaraan diam seolah – olah kendaraan tersebut berjalan. Hiiii seremmm…  *CMIIW.

Lanjuttttt… perjalanan di lanjutkan menuju area parker Gn. Kelud, kurang lebih 15 menit ane dan temen-temen ane sampai di area parkiran Gn. Kelud. Ane liat jam menunjukan pukul  12.00.. wowww… tidak terasa 3 jam perjalanan telah di tempuh dari Batu – Gn. Kelud.

Sebelum explore Gn. Kelud, ane dan temen ane bersantap siang terlebih dahulu. Seporsi Nasi Pecel dengan lauk tahu tempe cukup membuat kenyang perut yang sedari tadi minta di isi.

Papan penunjuk selepas terowongan
Setelah bersantap siang, di lanjutkan dengan jalan kaki menuju Anak Gn. Kelud melewati terowongan sepanjang +- 100 Meter. Sebelum memasukin area terowongan terdapat papan penunjuk kearah kanan untuk menuju Sumber Air Belerang Gn Kelud., namun ane lewati karena jaraknya cukup jauh.

Sesaat setelah  keluar dari terowongan ada papan penunjuk lokasi di Gn. Kelud antara lain : View Anak Gn. Kelud, View Puncak Gajahmungkur dan view Puncak Sumbing.


Anak Gn. Kelud
Hari Minggu itu tampak padat pengunjung, dan adanya Komunitas Opel Blazer beserta komunitas-komunitas lain yang sedang berkunjung. Dari papan penunjuk menuju Spot Anak Gn. Kelud berjalan kaki sekitar 100 meter.

Setelah menikmati pemandangan luar biasa karya Sang Pencipta, ane dan temen-temen ane kembali menuju arah papan penunjuk sebelumnya untuk lanjut mendaki Puncak Gajahmungkur.

Tangga menuju Puncak Gajahmungkur
Untuk menuju Puncak Gajahmungkur kita mendaki ratusan anak tangga +- 500 anak tangga. Siapkan fisik yang prima sebelum melakukan pendakian ini. Karena sepanjang jalan ane liat banyak pengunjung ngos-ngosan alias drop karena memaksakan diri menuju Puncak Gajahmungkur.

Puncak Sumbing
Di antara 8 orang hanya 2 orang yang berhasil mencapai Puncak Gajahmungkur, yang lain menyerah sebelum sampai di puncak..

Pemandangan yang luar biasa indah ketika sampai di Puncak, kita dapat melihat Tebing Puncak Sumbing yang sangat indah dan hamparan kaldera Gn. Kelud berwarna hijau yang sangat indah untuk di nikmati.
View akses jalan menuju area parkir

 Dan juga dapat terlihat jalan akses menuju pelataran area parkir Gn. Kelud.
Pukul 15.30 kami meninggalkan kawasan Gn. Kelud menuju Simpang Lima menikmati suasana sore dan di lanjutkan pulang menuju Kota Batu.

Akses menuju Gn. Kelud :
- Dari arah Batu : Menuju ke kota Pare – Wates – Ngancar - Desa Sugihwaras - Gunung Kelud.
Akses jalan cukup baik dan lancar sehingga dapat menggunakan kendaraan baik Mobil atau Motor. Lama perjalanan lebih kurang 3 jam.

Tiket masuk Kawasan Wisata Gn. Kelud  IDR. 10.000 ( weekend ) / orang, IDR. 3000 ( restribusi motor ) dan IDR. 2000 ( parkir motor )

Popular Posts